Ayolah!

1
Izinkan aku menulis puisi

Reretak tanah kemarau kering
Rerimbun daun berayun
Riuh gemuruh guruh
Kilau melukis sore
Cahaya di sesela daun
Liuk sayap burung
Berkas membekas batas
Resah selusupi hati yang sendiri
Ranting kering
Tangis sela daunan
Kelupas kulit pohonan kaku
Kering rumput enggan mati
Berisik bisik mekar anggrek tiga warna
Riang sejuta rasa sejuta makna
Ujung jalan suatu sore

2
Izinkan aku menulis puisi

biar kuisi waktu sendiri,
waktu kau pergi
waktu kau tak di sini
saat mereka mencaci
saat mereka mencari
saat mereka mengataiku banci
kalau mereka mundur
kalau mereka hancur
kalau mereka akhirnya melacur

3
Izinkan aku menulis puisi

Sewaktu ibu tak mau jadi ibu
Karena bapak tak mau jadi bapak
Sehingga bayi tak sempat menjadi bayi

4
Izinkan aku menulis puisi

Setiap kali kurasakan kau menahan perih
Saat terkadang ku tahu rindu
Ketika kusadar kau sungguh cinta

5
Izinkan aku menulis puisi

Izinkan aku, Bunda.

~ by adhityaangga on 20 February 2009.

2 Responses to “Ayolah!”

  1. Banyak puisi di blog ini ya???

    Cinta sastra sepertinya. Berkunjung ke blognya.karena tidak ada shoutmix, jadi pesannya ditulis di komentar saja.

  2. Puisinya bagus…Walaupun ana gak ngerti2 amat sih..hehe..
    Terus berkarya..!!!^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: